-
PPN 12%: Rakyat Bayar, Negara Berkuasa, Siapa yang Sebenarnya Jadi โJURAGANโ?
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah kontribusi wajib yang diterapkan pada setiap transaksi barang dan jasa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Pajak ini berlaku pada berbagai jenis pembelian, mulai dari kebutuhan dasar seperti makanan hingga barang-barang mewah. Di Indonesia, PPN sebesar 12% telah diberlakukan sejak beberapa tahun lalu, dan meskipun besarnya terbilang standar, dampaknya terhadap ekonomi masyarakat sangat besar. Dengan angka ini, rakyat Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari roda perekonomian, tetapi juga menjadi investor terbesar dalam anggaran negara. Namun, pertanyaan besar muncul: apakah rakyat, sebagai penyumbang utama penerimaan negara, sudah memperoleh pelayanan yang setara dengan kontribusi mereka? Apakah rakyat benar-benar merasa dihargai oleh negara yang mereka biayai melalui pembayaran PPN?…
-
AFEBNU Gelar Rapat Anggota Tahunan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sains Al-Qurโan Wonosobo
Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Nahdlatul Ulama (AFEBNU) kembali menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sains Al-Qurโan Wonosobo. Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi para peserta untuk memperkuat jaringan dan membahas kemajuan ekonomi serta bisnis di lingkungan akademik. Tema yang diangkat dalam RAT tahun ini adalah โJaringan yang Kuat FEBNU, Ekonomi dan Bisnis, Kerjasama Nasional dan Internasional, Akreditasi Unggul.โ
-
Mengoptimalkan Ekonomi Sirkular untuk Mendukung UMKM Lamongan dalam Ketahanan Pangan melalui Program Pemerintah
Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan, ekonomi sirkular menawarkan potensi besar untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, terutama bagi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). UMKM, sebagai pilar utama perekonomian daerah, berperan penting dalam menyediakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, dan mengelola sumber daya alam secara efisien. Namun, untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap ketahanan pangan, dibutuhkan suatu pendekatan yang inovatif dan berkelanjutan, seperti yang ditawarkan oleh ekonomi sirkular. Ekonomi sirkular berfokus pada prinsip pengurangan limbah, penggunaan kembali, dan daur ulang sumber daya, yang sangat relevan dengan sektor pertanian dan pangan. Dalam konteks UMKM di Lamongan, penerapan prinsip ini bisa membantu menciptakan rantai pasok yang lebih efisien dan ramah lingkungan.…
-
Mendorong UMKM Beradaptasi di Tengah Tantangan Pajak dan Digitalisasi
UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Di tengah ancaman resesi ekonomi global, UMKM menjadi salah satu sektor yang paling rentan terhadap perubahan kebijakan dan kondisi pasar. Penerapan pajak sebesar 12% menjadi salah satu tantangan yang perlu dikelola dengan bijak agar sektor ini tetap tumbuh dan berkembang. Kenaikan pajak bagi UMKM sering kali dipersepsikan sebagai beban tambahan, terutama bagi pelaku usaha kecil yang masih berjuang untuk bertahan di tengah tekanan ekonomi. Namun, penerapan pajak ini sebenarnya dapat dilihat sebagai peluang untuk meningkatkan tata kelola keuangan dan profesionalitas usaha. Pajak dapat menjadi instrumen yang mendorong UMKM lebih terintegrasi dalam sistem ekonomi formal, sehingga memudahkan mereka mendapatkan akses…
-
DALAM RANGKA DIES NATALIS UNISLA, FEB UNISLA MEMBUKA DONOR DARAH
Hallo!! Universitas Islam Lamongan ๐ Salam Sehat dari kami๐ชDalam rangka memperingati haul muasis UNISLABadan Eksekutif Mahasiswa FEB & Fakultas Ekonomi Dan Bisnis bersama PMI Lamongan berkolaborasi menyelamatkan banyak nyawa dengan mengadakan acara Donor Darah. Tanggal & Tempat :Hari : RabuPukul. : 10.00-12.00WIBTanggal : 4 Desember 2024Tempat : Auditorium, L.1 Gedung A Benefit : Segera daftarkan dirimu pada link di bawah๐๐ป Atau bisa langsung scan pada barcode tertera. Give Blood Save LifeAyo DONOR DARAH ๐ค
-
Cetak Sejarah Baru, Dosen UNISLA Lamongan Raih Gelar Doktor Luar Negeri Pertama di Lincoln University College Malaysia
Sejarah baru tercipta di Universitas Islam Lamongan (UNISLA) dengan keberhasilan Muhamad Imam Syairozi, S.E., M.E., Ph.D., menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Lincoln University College, Malaysia. Prestasi gemilang ini menjadikannya sebagai Dosen doktoral (S3) lulusan luar negeri pertama dari UNISLA, sebuah capaian monumental yang menginspirasi civitas akademika. Mengangkat tema penelitian Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), Muhamad Imam Syairozi menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu singkat, yaitu hanya 3 tahun. Hal ini menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan kemampuan akademis yang luar biasa. Imam, PhD, yang juga merupakan dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNISLA, telah memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu manajemen, baik melalui pengajaran, penelitian, maupun pengabdian masyarakat. Dengan pencapaian ini, beliau tidak hanya mengharumkan nama pribadi, tetapi juga membawa kebanggaan besar…
-
Podcast bersama Dekan FEB UNISLA
Hari ini Selasa, 19 November 2024 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) menggelar kegiatan podcast eksklusif bersama Dekan Dr. Abid Muhtarom. Podcast ini menjadi kesempatan emas untuk mengenal lebih dekat sosok visioner yang memiliki komitmen besar dalam menciptakan lingkungan kampus yang penuh kebahagiaan bagi mahasiswa. Dalam podcast tersebut, Dr. Abid mengungkapkan visinya untuk menjadikan FEB UNISLA sebagai fakultas yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh mahasiswa. Ia menekankan bahwa pembelajaran yang efektif harus dimulai dari kenyamanan dan kebahagiaan mahasiswa.”Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa FEB UNISLA merasa senang datang ke kampus. Tidak ada lagi rasa takut menghadapi dosen ‘killer’,…
-
Magister Manajemen Raih Penghargaan Program Studi Terbaik ke-3 dalam AMI 2024 di UNISLA
Program Studi Magister Manajemen Universitas Islam Lamongan (UNISLA) berhasil meraih prestasi gemilang dengan meraih penghargaan sebagai Program Studi Terbaik Nomor 3 dalam Audit Mutu Internal (AMI) 2024 yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjamin Mutu UNISLA. Penghargaan ini menjadi bukti konkret dari komitmen Magister Manajemen dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan, sesuai dengan standar yang diterapkan oleh UNISLA. Proses audit ini melibatkan penilaian ketat dan menyeluruh terhadap berbagai aspek, seperti manajemen akademik, pelayanan mahasiswa, dan kualitas pembelajaran. Dengan pencapaian ini, Magister Manajemen telah membuktikan kapasitasnya dalam memenuhi standar tinggi yang ditetapkan serta konsisten dalam menjalankan program berkualitas bagi mahasiswa.
-
UNISLA dan Perumda BPR Bank Daerah Lamongan Adakan Kelas Kerjasama untuk Ujian Proposal Tesis Magister Manajemen
Universitas Islam Lamongan (UNISLA) kembali memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas melalui kolaborasi dengan sektor industri. Kali ini, program Magister Manajemen UNISLA bekerja sama dengan Perumda BPR Bank Daerah Lamongan. Kerja sama tersebut diwujudkan dalam menyelenggarakan kelas kerjasama yang diikuti oleh para karyawan bank tersebut untuk ujian proposal tesis. Kegiatan ini berlangsung dengan tujuan memperkuat integrasi antara teori dan praktik dalam pengembangan manajemen keuangan dan perbankan daerah. Kegiatan ujian proposal tesis ini dihadiri oleh jajaran pengajar Pascasarjana magister manajemen UNISLA yang berperan sebagai penguji, serta beberapa perwakilan dari Perumda BPR Bank Daerah Lamongan. Melalui kolaborasi ini, UNISLA dan Perumda BPR Bank Daerah Lamongan berharap mampu menciptakan lulusan yang tidak hanya menguasai aspek teori tetapi juga siap menghadapi tantangan praktis dalam industri perbankan daerah. Dekan FEB UNISLA, dalam…
-
Debat Publik Kedua Pilkada Lamongan 2024: Menghadirkan Gagasan Inovatif untuk Layanan Publik yang Inklusif dan Berkeadilan
Debat publik kedua Pilkada Lamongan 2024 berlangsung dengan tema โMeningkatkan Layanan Publik yang Inovatif, Inklusif, dan Berkeadilan dalam Upaya Menyelesaikan Persoalan Daerahโ. Debat yang dihadiri kedua pasangan calon (Paslon) ini menjadi momen penting bagi masyarakat Lamongan untuk melihat visi, misi, serta strategi yang diusung masing-masing kandidat dalam memajukan layanan publik dan meningkatkan kesejahteraan daerah. Pasangan calon nomor urut 01, Ghofur-Firosya, mengusung visi misi yang berfokus pada transformasi digital dan perbaikan infrastruktur. Dalam debat, mereka menekankan pentingnya digitalisasi layanan publik sebagai solusi modern untuk meningkatkan aksesibilitas dan transparansi. Kedua paslon ini mengusulkan sarana internet merata di seluruh wilayah Lamongan sebagai prioritas, mengingat masih ada 23 desa yang belum terjangkau layanan internet. Ghofur-Firosya juga berkomitmen pada perbaikan sistem…